Jumat, Desember 03, 2010

Raih

Picture :iStockMotivation.com

Assalamualaikum.wr.wb..
Mulai dengan Bismillah...

Meraih sesuatu bukanlah hal yang terbatas pada pekerjaan anda. Bila anda mau meraih dengan seluruh yang anda miliki, tidak ada hal yang tidak tercapai.

Raihlah dengan kaki. Bila sesuatu saat ini tidak tergapai, bergeraklah, hingga hal itu dalam jangkauan. Bergeraklah menuju tujuan, ketimbang menunggu tujuan anda bergerak menuju anda.

Raihlah dengan pikiran. Visualisasikan tujuan anda. Lihatlah dengan jelas dalam pikiran anda, dan anda akan mulai bisa menggapai. Gunakan daya pikir anda untuk mengembangkan rencana realistis dan perencanaan tindakan.

Raihlah dengan imajinasi. Jadilah kreatif dalam menggapai. Selalu ada banyak cara dalam mencapai tiap tujuan. Gunakan imajinasi anda untuk bekerja dan bayangkan selusin alternatif dan ikuti yang paling berpeluang.

Raihlah dengan semangat. Rasakan kegembiraan pada setiap saat kehidupan dan anda akan mengembangkan dalam diri sendiri, kesadaran akan pemenuhan. Sedemikian banyak hal yang bisa banyak hal yang bisa anda raih bila anda secara tulus bersyukur atas hal-hal yang telah anda miliki.

Raihlah dengan hati anda. Apapun yang anda lakukan, lakukanlah dengan kebaikan hati. Keberhasilan bukan semata-mata karena kekuatan otot dan ketajaman pikiran. Anda perlu bertindak dengan kelembutan hati. Sukses tidak selalu dibangun diatas upaya sendiri. Di balik semua pencapaian, terselip pengorbanan orang lain. Hanya bila anda melakukannya dengan kebaikan hati, siapa pun rela berkorban untuk keberhasilan anda. Mulailah dengan melembutkan hati sebelum memberikannya pada keberhasilan anda.

Ketika seluruh potensi yang anda miliki telah dikerahkan, berarti disitulah letak keberhasilan anda.
keberhasilan anda dalam melakukan proses, proses untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik dan lebih banyak dibandingkan hasil yang ingin anda capai.
Keberhasilan yang anda dapatkan sebelum hasil yang anda inginkan tercapai. Hasil yang mungkin hanya uang muka yang diberikan oleh Allah di dunia Sebelum sisanya yang lebih besar kelak diberikan. Karena kegagalan bukanlah pada saat anda terjatuh, tetapi kegagalan adalah pada saat anda terjatuh kemudian anda tidak mau bangkit lagi dari anda terjatuh.

Seorang bijak pernah menulis : " Amatilah pikiranmu, karena akan menjadi ucapanmu. Amatilah ucapanmu, karena akan menjadi tindakanmu. Amatilah tindakanmu, karena akan menjadi kebiasaanmu. Amatilah kebiasaanmu, karena akan menjadi karaktermu. Amatilah karaktermu, karena akan menjadi nasibmu." Di atas semua itu, amatilah diri anda. Hanya mereka yang mengenal dirinyalah yang akan mencapai ketenangan diri yang sesungguhnya
"Di Luar Jiwa yang kuat terdapat tubuh yang SEHAT"
Tetap semangat saudaraku..
Semoga Allah Senantiasa membrikan Taufiq dan hidayahnya di setiap pikiran, tindakan dan proses yang kita lakukan.
*dari berbagai sumber.

0 komentar:

Posting Komentar